PSSM adalah Pengembangan Soft Skill Mahasiswa yang diadakan di STIE Malangkucecwara bertujuan untuk menambah soft skill mahasiswa di semua bidang. Selain itu, dengan adanya PSSM kita juga bisa lebih mengenal lingkungan kampus dan juga bisa menambah teman. Sebagai contohnya teman-teman saya yang ada di foto atas tersebut. Kita dibentuk menjadi kelompok kecil yang otomatis kita juga lebih sering bertemu ketika ada tugas kelompok yang harus kita kerjakan bersama. Dengan itu kita menjadi lebih mengenal satu sama lain, lebih dekat, lebih mengerti satu sama lain, dan juga lebih menghargai satu sama lain. Foto diatas diambil ketika kita mendapat tugas untuk berfoto dengan salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di STIE Malangkucecwara dan kita memilih berfoto dengan UKM Sepakbola. Itu perkenalan pertama kita di PSSM dan setelah itu kita sering mengerjakan tugas bareng, kumpul-kumpul bareng, dan melewati senang dan duka di PSSM bareng. Saya pribadi sangat berterimakasih dengan diadakannya PSSM ini. Karena bisa mengembangkan soft skill yang ada pada diri saya dan juga menambah teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia juga ada yang dari luar negeri. Terima kasih untuk semua panitia PSSM yang bertugas mendidik kami selama kurang lebih 1 minggu. Saya pribadi sangat senang dengan diadakannya PSSM ini.
Dewa Zone
Sabtu, 05 Desember 2015
Rabu, 04 Februari 2015
Makalah Desain Grafis
Pengertian
Desain Grafis Menurut Para Tokoh
Desain
grafis dalam pandangan Ilmu Komunikasi adalah metode menyampaikan pesan visual
berwujud teks dan gambar dari komunikator kepada komunikan. Dalam mendesain
surat kabar misalnya, desainer grafis memerlukan pengetahuan tentang kebisaaan
sang pembaca media agar dengan mudah mendesain tata letak dan visual yang
cocok. Ini dengan motif agar pesan yang hendak disampaikan oleh media tersebut
diterima dan sampai pada pembaca. Desain grafis juga lazim disebut desain
komunikasi visual.
Pakar
komunikasi, Everett M. Rogers mendefinisikan komunikasi sebagai proses di mana
suatu ide dialihkan dari sumber kepada penerima atau lebih, dengan maksud untuk
mengubah tingkah laku mereka.
Sedangkan
Shannon dan Weaver (1949) memahami komunikasi sebagai bentuk interaksi manusia
yang saling mempengaruhi satu sama lain. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi
menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, seni dan
teknologi.
Hafied
Cangara (2000) dalam Pengantar Ilmu Komunikasi mencatat bahwa komunikasi bisa
berlaku sebagai seni. Jelas Cangara, komunikasi memiliki nilai estetika yang
diterapkan dalam praktik-praktik komunikasi seperti penulisan berita, roman,
novel, penyiaran untuk radio, televisi, seni grafika (grafis-pen), retorika,
akting, penulisan skenario, penulisan buku dan sebagainya. Maka. jelaslah
terdapat benang merah yang menghubungkan komunikasi dengan praktik desain
grafis.
Secara
sederhana dan jelas formula komunikasi dibentuk oleh David K. Berlo pada tahun
1960-an. Ia menyebut formula itu sebagai SMCR, yakni:
Source(sumber/pengirim/komunikator/sender/encoder),Message pesan/content/informasi),
Channel (saluran-saluran, media) dan Receiver (penerima/decoder).
MATERI DESAIN GRAFIS
1. Pengertian Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan
gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain
grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi
simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain
komunikasi dan fine art.
Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.
Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.
Kategori Desain Grafis
Secara garis besar,
desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:
1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
2. Web Desain: desain untuk halaman web.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
2. Web Desain: desain untuk halaman web.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
Setelah
mengetahui apa saja hasil karya desain grafis dan begitu pula arti desain
grafis, saatnya kita akan memahas apa saja yang harus dikuasai pertama kali
oleh seorang desainer grafis.
1. Nirmana
Nirmana adalah ilmu yang mempelajari tentang elemen-elemen desain grafis beserta prinsip-prinsip desain grafis. Didalamnya kita akan mempelajari tentang garis, bentuk, ruang, tekstur, warna dan lain sebagainya.
2. Typografi
Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Dikenal pula seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni tipografi, pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan.
3. Pewarnaan
Pewarnaan penting bagi pencitraan hasil karya desin grafis, karena dengan warna seseorangan akan memahami estetika dari gambar yang kita buat. Warna masuk dalam ilmu nirmana tetapi sebegitu pentingnya sehingga pewarnaan saya buat point tersendiri.
4. Software
Software adalah pendukung dari apa yang bisa Anda hasilkan, dilihat dari bidangnya software desain terbagi menjadi dua sofware pengolah grafis 2 dimensi dan pengolah grafis tiga dimensi. Menurut medianya terbagi menjadi tiga, yaitu media cetak, digital dan multimedia.
5. Scetch
Lebih mudah dinamai dengan menggambar dengan tangan. Kemampuan menggambar tidak begitu mempengaruhi hasil karya Anda dalam bidang desain grafis, namun orisinalitas dalam menggambar manual akan sangat terasa dan efeknya adalah memudahkan Anda dalam mengolah karya desain menggunakan software.
6. Kemampuan umum
Kemampuan umum ini adalah kemampuan tambahan yang membantu dalam proses membuat sebuah karya grafis. Kemampuan umum dalam bidang grafis seperti pengetahuan tentang website ( website grafis seperti flickr, deviantart dsb, website ecommerce untuk menjual karya desain dsb )
Pilar keilmuan yang wajib dimiliki oleh seorang desainer grafis.
1. Wawasan Teknologi
2. Wawasan Sains
3. Wawasan Seni
4. Wawasan Sosial dan Budaya
5. Wawasan Filsafat dan Etika
1. Nirmana
Nirmana adalah ilmu yang mempelajari tentang elemen-elemen desain grafis beserta prinsip-prinsip desain grafis. Didalamnya kita akan mempelajari tentang garis, bentuk, ruang, tekstur, warna dan lain sebagainya.
2. Typografi
Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Dikenal pula seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni tipografi, pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan.
3. Pewarnaan
Pewarnaan penting bagi pencitraan hasil karya desin grafis, karena dengan warna seseorangan akan memahami estetika dari gambar yang kita buat. Warna masuk dalam ilmu nirmana tetapi sebegitu pentingnya sehingga pewarnaan saya buat point tersendiri.
4. Software
Software adalah pendukung dari apa yang bisa Anda hasilkan, dilihat dari bidangnya software desain terbagi menjadi dua sofware pengolah grafis 2 dimensi dan pengolah grafis tiga dimensi. Menurut medianya terbagi menjadi tiga, yaitu media cetak, digital dan multimedia.
5. Scetch
Lebih mudah dinamai dengan menggambar dengan tangan. Kemampuan menggambar tidak begitu mempengaruhi hasil karya Anda dalam bidang desain grafis, namun orisinalitas dalam menggambar manual akan sangat terasa dan efeknya adalah memudahkan Anda dalam mengolah karya desain menggunakan software.
6. Kemampuan umum
Kemampuan umum ini adalah kemampuan tambahan yang membantu dalam proses membuat sebuah karya grafis. Kemampuan umum dalam bidang grafis seperti pengetahuan tentang website ( website grafis seperti flickr, deviantart dsb, website ecommerce untuk menjual karya desain dsb )
Pilar keilmuan yang wajib dimiliki oleh seorang desainer grafis.
1. Wawasan Teknologi
2. Wawasan Sains
3. Wawasan Seni
4. Wawasan Sosial dan Budaya
5. Wawasan Filsafat dan Etika
2. Program pengolah
grafik/grafis
Oleh karena
desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda,
bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.
1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Adobe FrameMaker
– Adobe In Design
– Adobe PageMaker
– Corel Ventura
– Microsoft Publisher
– Quark Xpress
1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Adobe FrameMaker
– Adobe In Design
– Adobe PageMaker
– Corel Ventura
– Microsoft Publisher
– Quark Xpress
2. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Adobe Illustrator
– Beneba Canvas
– CorelDraw
– Macromedia Freehand
– Metacreations Expression
– Micrografx Designer
3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik. Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
– Adobe Photoshop
– Corel Photo Paint
– Macromedia Xres
– Metacreations Painter
– Metacreations Live Picture
– Micrografx Picture Publisher
– Microsoft Photo Editor
– QFX
– Wright Image
– Pixelmator
– Manga studio
– Gimp
4. Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
– Adobe After Effect
– Power Director
– Show Biz DVD
– Ulead Video Studio
– Element Premier
– Easy Media Creator
– Pinnacle Studio Plus
– WinDVD Creater
– Nero Ultra Edition
– Camtasia
5. Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Macromedia Authorware
– Macromedia Director
– Macromedia Flash
– Multimedia Builder
– Ezedia
– Hyper Studio
– Ovation Studio Pro
6. Pengolah 3 dimensi
– Xara 3D
– 3Ds Max
– Houdini
– Lightware
– Blender
– Pixar
– Maya
– Poser
– AutoCad
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Macromedia Authorware
– Macromedia Director
– Macromedia Flash
– Multimedia Builder
– Ezedia
– Hyper Studio
– Ovation Studio Pro
6. Pengolah 3 dimensi
– Xara 3D
– 3Ds Max
– Houdini
– Lightware
– Blender
– Pixar
– Maya
– Poser
– AutoCad
PROGRAM PENGOLAH GRAFIK/GRAFIS
Oleh karena
desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun
berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.
1.
Aplikasi Pengolah Tata Letak
(Layout)
– xpdf
– Scribus sebagai pengganti adobe indesign
– artstream
– xpdf
– Scribus sebagai pengganti adobe indesign
– artstream
2.
Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– inkspace
– pstoedit
– sodipodi
– Killustrator pada koffice
– uniconvertor
– Sketch 0.6.7
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– inkspace
– pstoedit
– sodipodi
– Killustrator pada koffice
– uniconvertor
– Sketch 0.6.7
3.
Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk
mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah
dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel
yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto
terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna
tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga
mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek
yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program
pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk
pixel/titik. Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
– gimp tambahkan extensi gimpshop agar mirip photoshop. Paling populer adalh software ini.
– Digikam
– raw terapee
– mypaint
– qtpfsgui
– krita
– photogenic
– gimp tambahkan extensi gimpshop agar mirip photoshop. Paling populer adalh software ini.
– Digikam
– raw terapee
– mypaint
– qtpfsgui
– krita
– photogenic
4.
Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk
mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti
karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini.
Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan
peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang
termasuk dalam kategori ini adalah:
– F4L ( Flash for linux )
– VSTi pengganti fruityloop
– Cinerella
– openshot
– avidemux
– KDenlive
– Synfig
– F4L ( Flash for linux )
– VSTi pengganti fruityloop
– Cinerella
– openshot
– avidemux
– KDenlive
– Synfig
5.
Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk
membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan,
maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia
tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang
dirancang sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interaktif dan
menarik. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– CD SHELL
– The tutorial
– CD SHELL
– The tutorial
6.
Pengolah 3 dimensi
Konon beberapa animasi tiga dimensi yang sering kita lihat di
bioskop sudah banyak yang menggunakan software open source pada linux. Dari
beberapa software yang ppopuler adalah sebagai berikut :
– blender untuk renderer pakai yafray
– POVray renderer
– Softimage XSI
– Houdini AP
– CAD Package for the Linux User | KCAD
– QCAD
– Intellicad
– art of illusion
– crystal space 3d
– freewrl
– k3dsurf
– kpovmodeler
– povray.org
– moonlight3d
– POV modeling
– blender untuk renderer pakai yafray
– POVray renderer
– Softimage XSI
– Houdini AP
– CAD Package for the Linux User | KCAD
– QCAD
– Intellicad
– art of illusion
– crystal space 3d
– freewrl
– k3dsurf
– kpovmodeler
– povray.org
– moonlight3d
– POV modeling
7.
Programming for graphic design
Untuk Anda seorang desainer grafis atau sedang belajar desain grafis
yang bertujuan untuk masuk di dunia internet sudah wajib hukumnya untuk juga
bisa pemrograman. Nah, software untuk pemrograman yang akan membantu Anda dalam
desain grafis di linux adalah sebagai berikut :
– kompozer
– nvu
-exclipse
– quanta
– bluefish
– kompozer
– nvu
-exclipse
– quanta
– bluefish
8.
Font
Desain grafis selain membahas dunia garis dan bidang juga ada yang
menggeluti bidang font. Kebutuhan font atau huruf sebagai hasil karya tipografi
sangat membantu pada pengerjaan karya desain grafis lainnya. Adapun software
yang mempunyai spesialisasi pembuatan dan organisasi huruf adalah sebagai
berikut.
– fontforge
– fontmatrix
– fontforge
– fontmatrix
3. GAMBAR BITMAP DAN GAMBAR VECTOR
Gambar Vektor
Gambar Vektor
Vector merupakan gambar digital yang berbasiskan persamaan
perhitungan matematis. Gambar vektor umumnya berukuran lebih kecil bila
dibandingkan dengan gambar bitmap. Beberapa format gambar vektor di antaranya:
.CDR, .AI, .SVG, .EPS, dan dll . Gambar Vektor menggabungkan titik dan garis
untuk menjadi sebuah objek, sehingga gambar tidak menjadi pecah biarpun
diperbesar atau diperkecil, tidak seperti gambar Bitmap.
Gambar bertipe vektor terbentuk dari garis dan kurva hasil dari perhitungan matematis dari beberapa titik, sehingga membentuk suatu objek gambar. Vektor menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut. Tampilan gambar vektor, walaupun bersifat relatif lebih kaku daripada tampilan bitmap, kualitasnya tidak bergantung kepada resolusi gambar.
Gambar bertipe vektor terbentuk dari garis dan kurva hasil dari perhitungan matematis dari beberapa titik, sehingga membentuk suatu objek gambar. Vektor menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut. Tampilan gambar vektor, walaupun bersifat relatif lebih kaku daripada tampilan bitmap, kualitasnya tidak bergantung kepada resolusi gambar.
Gambar tipe ini
bisa diubah-ubah ke berbagai ukuran dan juga dapat dicetak pada tingkat
resolusi sebesar apapun tanpa kehilangan detil dan ketajaman gambar. Tampilan
vektor merupakan pilihan terbaik ketika harus menampilkan gambar-gambar yang
harus bisa mempertahankan ketajaman garis ketika ukuranya diubah. Ketika
bekerja dengan gambar Vektor, kita akan mengedit objek berdasarkan perhitungan
matematis-nya.
Karena monitor
menampilkan gambar dengan cara menggunakan jaringan titik, maka kedua macam
tipe gambar (bitmap dan Vektor) akan diperlihatkan sebagai pixel pada layar
monitor. Begitu juga ketika kita hendak menampilkan gambar Vektor ke suatu
halaman web, dimana kita harus melakukan export gambar Vektor tersebut ke
format yang di dukung oleh browser (JPG, GIF, PNG, dll). Sifat gambar vektor
yang telah di export tersebut otomatis berubah menjadi tipe bitmap/raster,
meskipun dibuat dengan program/software penghasil gambar Vektor.
Berbeda dengan
bitmap, vektor grafik merepresentasikan gambarnya tidak dengan menggunakan
pixel, tetapi dengan kurva dan garis yang didefinisikan dalam persamaan
matematis yang disebut vektor. Misal untuk menggambar lingkaran maka
didefinisikan persamaan matematis dari lingkaran sehingga membentuk garis
pembatas lingkaran. Didalam garis pembatas tersebut diberi warna sehingga
terbentuklah lingkaran. Kedua cara perepresentasian gambar tersebut mempunyai
kekurangan dan kelebihan masing masing. Pada gambar bitmap sangat baik
digunakan untuk merepresentasikan gambar yang sangat kompleks dan detail.
Tetapi kekurangannya adalah ukuran filenya tergantung dari ukuran gambar dan
resolusinya.
Format Bitmap
Bitmap yaitu
representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan
di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali
oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.
Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa
tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom,
contohnya 300px/inch (satuan ini sering dipakai agar hasil cetak tidak pecah,
lebih besar lebih bagus). Terkadang resolusi diartikan sebagai lebar dan
panjangnya suatu media, namun pada pembahasan format gambar Resolusi diartikan
sebagai banyaknya warna atau titik warna dalam satuan ukuran tertentu. Untuk
menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer
menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada
printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX ,TIFF. JPEG,
GIF, dll.
Gambar bitmap
bisa disebut juga dengan gambar raster merupakan kumpulan kotak-kotak kecil
(pixel). Titik-titik pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu
dengan nilai-nilai warna tersendiri yang secara keseluruhan akan membentuk
sebuah tampilan. Gambar bertipe bitmap sesungguhnya adalah mozaik dari ribuan
atau jutaan pixel. Ketika bekerja dengan gambar bitmap kita akan mengedit
pixel-pixel yang merupakan bagian dari sebuah objek gambar.
Tampilan bitmap
mampu menunjukkan kehalusan gradasi warna dan bayangan dari sebuah gambar,
karena itu tipe bitmap merupakan media elektronik yang paling tepat untuk
gambar-gambar dengan perpaduan gradasi warna yang rumit, seperti foto dan
lukisan digital. Gambar bitmap sangat tergantung dengan resolusinya, karena
setiap gambar mempunyai jumlah pixel yang pasti. Hal ini berarti bahwa sebuah
gambar akan sangat tergantung dari jumlah pixel yang membentuknya. Apabila
dilakukan pembesaran ukuran gambar dengan resolusi kecil, maka gambar akan kehilangan
detil dan akan terlihat kotak-kotak pixel yang berundak (jagged).
Pixel-pixel yang membentuk gambar tersebut memiliki warna warna tertentu dan jumlah warna yang boleh dimiliki oleh suatu gambar dinamakan intensitas. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, 16 juta warna (true color) gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white). Semakin banyak jumlah warna dalam suatu gambar maka gambar yang dihasilkan akan semakin bagus. Jumlah warna maksimum dari gambar dapat dilihat dari jenis filenya. Misal file gambar yang berekstensi .jpg akan memiliki maksimum 16 juta warna, atau file yang berekstensi .gif memiliki jumlah warna maksimum 256.
Pixel-pixel yang membentuk gambar tersebut memiliki warna warna tertentu dan jumlah warna yang boleh dimiliki oleh suatu gambar dinamakan intensitas. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, 16 juta warna (true color) gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white). Semakin banyak jumlah warna dalam suatu gambar maka gambar yang dihasilkan akan semakin bagus. Jumlah warna maksimum dari gambar dapat dilihat dari jenis filenya. Misal file gambar yang berekstensi .jpg akan memiliki maksimum 16 juta warna, atau file yang berekstensi .gif memiliki jumlah warna maksimum 256.
Jika file
bitmap diperbesar maka ketajaman gambar akan berkurang. Sedangkan pada vektor
grafis ukuran gambar tidak mempegaruhi ukuran file. Jika gambar diperbesar maka
ketajamannya tetap sama dengan sebelumnya.Ukuran file dari gambar vektor grafis
dipengaruhi oleh kompleksitas dari persamaaan vektor yang digunakan. Misal ada
dua gambar yang besarnya sama. Gambar yang pertama adalah gambar lingkaran
sedangkan gambar yang kedua adalah gambar tali yang melingkar tidak beraturan.
Ukuran file gambar tali akan lebih besar daripada gambar lingkaran. Kekurangan
dari vektor grafis tidak mampu menampilkan gambar secara detail dan kompleks.
Perangkat lunak
untuk Image editor yang menggunakan gambar jenis bitmap antara lain adobe
photoshop, corel photopaint, dan lain lain. Sedangkan yang menggunkan gambar
vektor grafik antara lain corel draw adobe ilustrator, macromedia flash. Dari
kelebihan dan kekurangan kedua jenis gambar tersebut maka sebelum mendesain
suatu obyek perlu dipertimbangkan terlebih dahulu tujuan dari pembuatan obyek
tersebut.
Sumber :
http://www.ahlidesain.com/tips-kemampuan-dasar-bagi-desainer-grafis-pemula.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://www.ahlidesain.com/software-untuk-desainer-grafis.html https://fatachulhuda16.wordpress.com/2013/04/06/makalah-design-grafish/
http://www.ahlidesain.com/tips-kemampuan-dasar-bagi-desainer-grafis-pemula.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://www.ahlidesain.com/software-untuk-desainer-grafis.html https://fatachulhuda16.wordpress.com/2013/04/06/makalah-design-grafish/
Langganan:
Postingan (Atom)

